Sabtu, 25 November 2017

Abah Yai Su'ada Sang Jimat Sepuh dari Cilacap

KH Su'ada Rois Syuriah PCNU Cilacap

Saya pertama dengar nama beliau pada saat acara halaqoh nasional "kalimatunsawa"  Menitis jalan menuju Indonesia sejahtera di Pondok leler (21/05-2016).

Saat itu beliau, Gus Anam menyebut Romo Kyai Su'ada sebagai rois Syuriah PCNU Cilacap abadi, iya karena tidak diragukan lagi bakti dan perjuangannya untuk Nahdlatul Ulama Cilacap.

Saat itu yang saya tahu ada 2 pakubumi sepuh di Cilacap yaitu Romo Chas dan beliau Yai Su'ada. Hal ini senada yang disampaikan Bayu salah satu santri Al-Ihya, "Cilacap cuma tinggal punya 1 jimat sesepuh yaitu beliau mbah yai su'ada".

Untuk kedua kalinya saya bertemu pengasuh pondok pesantren Miftahul Huda Kroya saat mbolang di Kesugihan (26/03-2017). 
Kebetulan saya pas libur dan nekat saka dolan ke Al-Ihya, padahal si belum pernah ke pondok tersebut. Usai acara silaturahmi dengan pak menteri saya sempatkan untuk njepret Abah Yai Su'ada.


Saya pribadi ketika melihat sosok kyai sepuh, yang sederhana namun luas akan ilmunya sungguh sangat terkagum. Kiyai yang tawadhu ndak neko-neko.
Kata bayu, "Beliau Yai Su'ada sosok yang Sederhana dalam penampilan, kalo saya pandang beliau itu persisi sama romo yai chas, nda ngandalin kesing tapi ilmu nya mumpini dan pemikiran beliau itu moderat".

Abah Yai Su'ada adalah putra pendiri NU di Cilacap yaitu Almaghfurlah KH. Adzkiya. 
Beli menjadi rujukan ulama di Cilacap dan sekitar. 
Menurut Agus Mar yang juga merupakan santrinya, "Sebagai Putra Pendiri NU di Cilacap , Alm Mbah KH Adzkiya ( ayah dari KH Suada), adalah rujukan sgt penting bagi generasi muda NU saat ini. Sanad Keilmuannya sangat dekat dengan Mbh Hasyim Asary ( pendiri NU), karna abahnya adalah murid langsung Mbah Hasyim (penuturan Gus Hudalloh Ridwan.)


Foto KH Su'ada Rois Syuriah PCNU Cilacap


Hal itulah yang membuat saya tidak bisa menghentikan shutter kamera saat melihat orang yang saya kagumi. Iya foto ini saya jepret saat acara Bahtsul Masail PWNU Jawa Tengah di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin Kesugihan (20/11-2017).
Semoga beliau Kyai Su'ada diberikan umur panjang dan senantiasa memberikan pencerahan bagi kita, nasehat-nasehat yang adem dan menjadi inspirasi selalu kami nantikan. (MM)



EmoticonEmoticon