Sekecil Apapun Kita Harus Punya Peran



Aku hanyalah Bohlam yang remang, bahkan cahayaku tak mampu menerangi luasnya ruang. namun aku pun selalu datang, menyalakan suasana agar hati riang.

Foto Bohlam tersebut diatas mungkin sudah sangat jarang kita temui. karena penerangan jalan dan rumah sudah beralih ke lampu hempat energi bahkan dengan teknolgi tercanggih yaitu el i di. sebuah perkembangan teknologi yang selalu lebih cepat dari yang kita bayangkan. 

Pada zamannya, lampu bohlam menjadi idaman, selain nilai guna dan manfaat tentu aspek seni dan keindahan yang ada membuat orang memilihnya. sejatinya saya bukan fokus pada tentang bentuk fisik dari lampu bohlam tersebut tapi akan sedikit saya ulas tentang spriti yang ada.

Sekecil apapun peranmu, jangan pernah mengeluh. ya kita semua pasti punya peran masing-masing sesuai dengan minat dan bidang keahliannya. seperti halnya bohlam walau dengan berbagai keterbatasan yang ada namun tentu akan tetap di butuhkan ketika kegelapan datang, saat mentari terbenam hingga adzan subuh berkumandang bersahutan.

Apapun itu yang menjadi peranmu, Lakukan yang terbaik, teruslah menerangi hati dan jiwa. Jangan sekali-kali berputus asa. yakinlah kita kan bahagia bersama...

Dari kegelapan kita bisa merasakan begitu manfaatnya sebuah cahaya, karena cahaya cinta selalu ada di setiap zaman dan masa. 

Salam hangat dari desa....
www.mufid.web.id

0 Komentar